Home is where the heart is.
Let's go home, our home :-)

30 for a moment and living ordinary.
Read GOKIL
monggo speak up:
|
 |
Feb 3, 2009
Writers block atau Executives Block?
Kalau penulis sedang jenuh atau overload, biasanya suka jadi mentok pikirannya. Ide yg biasanya mengalir lancar jaya, jadi mandeg.
Nah, seharian ini gw sibuk bikin presentasi dan dengerin ini-itu tentang cerita kantor, tiba-tiba 10 menit yang lalu otak gw blank, bingung mau ngerjain apa, sesaat lupa apa aja yang udah dikerjain hari ini. Bengong-bengong-bego. Trus tiba-tiba pengen nulis, jadi buka blog buat nulis. Nulis apa aja lah yang penting nulis. Hahahaha.
Kalau penulis mentok kan namanya writers block.
Kalau gw kan bukan penulis tapi pegawai kantoran, bahasa kerennya mah "eksekutif". Ehm! Jadi kalau mentok, namanya apa dong? Executives block? atau New Kids on the Blocks?
Ahahahahaha ga lucuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu!!!!
Udah ah, mau pulang . Dadaaaaaah.
Posted at 03:27 am by surgamaya
Permalink
Jan 15, 2009
Are we there yet? Or should we change the route? Turn left? Or right? RIGHT?

Posted at 03:03 am by surgamaya
Permalink
Jan 6, 2009
Lagi-lagi Krisis Kalender!
Krisis memulai tahun 2008 terulang di tahun 2009: NGGAK PUNYA KALENDER! Sungguh sangat tidak berkembang masalahnya. Hari Sabtu kemarin sempat liat-liat di Gunung Agung pas jalan-jalan dengan Manik dan Noni. Tapi bete-nya, kalender yang dijual edisi internasional, jadi nggak ada hari-hari libur nasional-nya. Padahal itu kan yg penting :-D
Nah teman-teman, kalau ada yang berniat untuk branding gratis di meja kerja gw, silakan kirim kalender ke gw ya, hahahaha.
Posted at 11:37 pm by surgamaya
Permalink
Dec 27, 2008
5 hari lagi tahun baru. Selayaknya tahun baru, biasanya ada kegiatan evaluasi dan bikin resolusi. Di tahun-tahun yang sudah lewat, biasanya resolusi dibuat lebih awal bersamaan dengan harapan-harapan ulang tahun. Evaluasi baru benar-benar dilakukan menjelang pergantian tahun.
Naaah, tahun ini beda nih. Evaluasi dilakukan duluan, sebelum ulang tahun malahan. Penyebabnya karena tahun 2008 menjadi turning point menjadi thirty something. Hahahahaha.
So many things – good or bad- happen in 2008. Up and down. Otak berputar keras, jantung berdetak cepat dan hati abis-abisan dibolak-balik. Meminjam istilah Manda, hidup tahun ini jungkir balik, koprol, sikap lilin, split- sudah habis terlewati. Not really over yet, still struggling. Tapi balik lagi, being happy is our own responsibility. Makanya harus diusahakan J
Alhamdulillah atas semua rezeki yang dilimpahkan tahun ini, semoga tahun 2009 lebih banyak lagi rezeki dan berkah-nya. Pencapaian terbesar tahun ini adalah sudah bisa lebih mengatur emosi. Yang udah lama kenal gw, pasti tau apa yg gw maksud, huehehehehe…
Apa lagi yang mau di evaluasi dan diresolusikan ya? Jadi bingung sendiri. Toooooo many things L
Okay. Let's try to recap buat menjadi bekal 2009: 1. Life philosophy, penting untuk jadi guidance dalam berpikir dan bertindak. 2. Settled & prioritize. Do one thing at a time nggak ada salahnya untuk hasil yang maksimal. 3. Stop feeling insecure, everything will come into place. 4. Sincere heart, baik pada social life maupun pekerjaan. No use being negative. 5. Kesabaran yang lebih, terutama kesabaran pada diri sendiri .
Apa lagi ya? Ada yang mau nambahin? Sharing dong, supaya kita bisa sama-sama lebih baik di tahun 2009 :-D
Posted at 08:30 am by surgamaya
Permalink
Dec 7, 2008
2 tahun yang lalu, gw pernah posting tentang “degrading brand” saat lajang vs berkeluarga. Nampaknya sekarang mah nggak udah nunggu sampai berkeluarga euy, ketemu juga saat untuk degrading brand yang sifatnya untuk bersikap ekonomis. Kenapa? Krisis global cencunyaaa. yearaiiiiit, yang memulai krisis ya Amerika, tapi impact-nya seluruh dunia. 2 learning dari krisis Amerika yang bisa kita ambil hikmahnya:
· Menurut pengamat ekonomi , puncak krisis akan terjadi di pertengahan tahun 2009. Artinya kita harus sedia payung sebelum hujan. Mulailah menabung dalam bentuk cash lebih banyak, we don’t know what will happen when the time comes.
· Stop membeli barang-barang nggak penting. Krisis di Amerika sebab utamanya adalah kredit macet, spending lebih besar dari pemasukan.
Nah, salah satu cara untuk menabung lebih banyak adalah dengan mengurangi pengeluaran di pos-pos yang bisa direduksi.
Mari lihat list yg bisa kita hemat:
|
Daily Goods |
Current |
Economic |
Saving % |
|
|
|
Shampoo |
Elseve |
Sunsilk |
50% |
|
|
|
Soap |
Bodyshop |
Lux |
70% |
|
|
|
Pasta Gigi |
Aquafresh |
Pepsodent |
60% |
|
|
|
Food |
Cafe |
Foodcourt&kantin |
Up to 200% |
|
|
|
Wardrobe |
ZARA |
FO ajah :D |
Up to 300% |
|
|
|
Telecommunciation |
XL&Fren |
XL |
Up to 100% |
|
|
Nah, pilihan untuk memilih brand baru tentu saja nggak semata-mata karena harga, tapi juga kualitas yang value for money. Sudah saatnya kembali mencintai produk negeri sendiri. Walaupun secara nama brand, list economic brand yg akan gw pilih bukan sepenuhnya brand lokal, paling produksi dan pekerjanya adalah bangsa sendiri. Jusulnya mah nasionalis dong, menolong bangsa yang sedang kesusahan dan menolong diri sendiri untuk lebih banyak menabung. Liat tuh, dengan begitu banyak persentase spending yang bisa kita hemat, berapa rupiah yang bisa masuk ke tabungan kita? Banyak pisan!
Libur-libur mikirin ekonomi, ya beginilah hasilnya. Yang pasti mah yg sulit untuk dikurangi banget adalah kebutuhan food &telekomunikasi. Wajar aja sih, menurut artikel di Femina, ada orang yg rela mengurangi jatah makan demi beli pulsa. Dunia sudah gila, tapi begitulah fenomenanya. Mendingan laper daripada nggak ngobrol atau SMS-an. Hahahaha. Sebenarnya mudah untuk di achieve mengingat pilihan makanan sehat dan murah banyak banget dan pilihan memilih provider telco yang hemat sudah jelas-jelas ada di depan mata. Akankah berhasil penghematan ala neneng Wenni? Kita lihat saja, Apakah iman Neng Wenni cukup kuat menghadapi ZARA SALE.
Huahuahuahuahauhauhauhaua…Sing kuat Neng!
Posted at 05:49 am by surgamaya
Permalink
Dec 3, 2008
Kenapa manusia bisa kecewa? Karena manusia punya harapan Kenapa manusia bisa tertawa? Karena manusia punya rasa bahagia Kenapa manusia bisa kecewa dan tertawa disaat bersamaan?
Kenapa ya? Gelo, kitu? hihihihi.
Posted at 08:24 pm by surgamaya
Permalink
Dec 1, 2008
Sekarang gw mengerti, kenapa sinetron yang ceritanya nggak jelas dan ngayayay digemari dan menghasilkan rating tinggi. Kenapa? Karena cerita sinetron nggak ada bedanya dengan kehidupan sehari-hari. Nggak usah didebat, coba ambil contoh kasus lalu diresapi dan dibicarakan dalam hati aja. kelak kita akan mengerti , hihihihihihihihi.
Posted at 07:48 pm by surgamaya
Permalink
Nov 22, 2008
Singing: Happy Birthday-Happy Birthday-Happy Birthdaaaaaaay...
Terimakasih untuk ucapan selamat dan doa-nya, teman-teman. Semoga semua yang terbaik dikabulkan oleh ALLAH SWT untuk kita semua. Amin J
Anindita Raharjo, tahun ini tahun kita, nyusul kembaran kita Denir. Huahahahaha. Amiiiiin lagiiii.
Posted at 06:14 pm by surgamaya
Permalink
Nov 21, 2008
Menuju 30 di tahun 2007 lalu, gw punya sederet wish list baik berupa barang sebagai kado maupun harapan untuk bekal menjalani satu tahun kedepan.
Banyak hal terjadi selama menjalani usia 30 tahun. Up and down persahabatan, pekerjaan dan love life. Ada perubahan, ada kebahagiaan, ada kehilangan, ada juga yang tetap tinggal. Win some, lose some.
Tahun ini berani melakukan perubahan dengan keluar dari comfort zone; pindah kantor dan keluar dari relationship yang “tidak aman”. Bukan hal mudah, karena artinya gw harus memulai lagi dari awal. Tough choice, but I need to move on.
Kehilangan karena salah satu sahabat terbaik dipanggil kembali ke pangkuan Sang Maha pemilik hidup. Ruri yang amat sangat jarang mengeluh. Kesabaran dia menghadapi penyakit dan kesabaran Fanny merawat Ruri mengajarkan kalau sabar tidak bisa dipelajari dalam semalam. Belajar sabar butuh waktu dan rasa ikhlas. Terimakasih Ruri.
Menjelang pergantian usia, Tuhan ngasih cobaan dengan sakit. Mungkin maksudnya gw dikasih waktu buat merenung, menyisakan ruang untuk berdamai dengan diri sendiri dan meluangkan waktu bersama keluarga, while it last. Terimakasih Tuhan.
Ada kebahagiaan yang tetap tinggal dan semoga akan tetap tinggal. Terimakasih untuk tetap tinggal.
Tahun ini gw nggak punya wish list. Gw cuma punya satu harapan yang semoga bisa merangkum segalanya: gw mau jadi orang yang bersyukur.
AMIN YA ROBAL ALAMIN.
Posted at 08:16 pm by surgamaya
Permalink
Ada Waktu Buat TV dan Facebook
Kata orang, di saat sakit kita jadi punya waktu buat berpikir; mikir yang enggak-enggak. Hehehe. Terbukti sih, Miund sebel banget kalau gw sedang "ada waktu" a.k.a "sakit" Namanya juga orang sakit, hiburan paling masuk akal adalah TV. Nah, si TV inilah yang bikin kesel Miund, karena gw menemukan kenyataan dan pertanyaan mengenai:
Kenapa ya perempuan yang ngaku-ngaku istrinya penulis Laskar pelangi tuh melafalkan "sex" dengan "sek"
Kenapa ya narrator infotainment melafalkan "club eighties" sebagai "club a'igtis"
Kenapa ya saudara perempuan Ashraf Sinclair yang seyogianya bernama "Aisyah Jeniffer" ditulis sebagai "Aisyah Jemper" oleh sebuah infotainment di stasiun TV yg tergabung dalam ParaGroup
Aktif menonton TV juga membangkitkan kembali cita-cita jadi dubber. Kalau dulu cita-citanya jadi dubber telenovela, sekarang dubber produk-produk TV Media aja deh, muka bule bisa bahasa Padang dan berlogat Jawa medok! Hahahaha.
Nah, selain punya waktu untuk TV, saya juga jadi punya "sedikit" waktu buat mainan Facebook. Ada beberapa friends request dengan nama-nama yang rasanya kenal nggak kenal gitu. Diingat-ingat lagi, eh ternyata teman SMP atau SMA. Setelah di approve, baru deh ketahuan eksistensi si teman-teman ini. Wuiih, hebat lho! Mereka-mereka ini ternyata masih saling berhubungan (baca: masih main) dengan teman-teman dari masa lalu yg lain. Buset dah. Karena buat gw, selepas SMP-SMA, ya temen SMP dan SMA adalah teman main hanya pada masanya. Ternyata buat sebagian orang, bisa jadi pertemanan yang bisa dibilang menjelang abadi ya. Heibat. Heibat. Salut. Nah sekarang malah gw mulai "berteman" lagi dengan mereka, walaupun hanya lewat dunia maya. Seperti kata pepatah: jauh dimata, dekat di hati. Cieeeeeh.
Dan ada juga teman yang semoga menjadi teman sepanjang masa. Terimakasih Nyet, udah rela-rela ngangkut kerjaan ke tempat gw, nemenin dan nganterin makan gw di tengah malam buta, hihihi.
Terimakasih Fanny, Ecky, Hesty, Mbak Didit, yang udah gantian nengokin dan jagain gw selama sakit di Jakarta J
Posted at 07:35 am by surgamaya
Permalink
|