Apa menariknya Kaka Slank?
Java Jazz 2009, minggu sore di Exhibition Hall. Kami terheran-heran dengan hysteria cewek-cewek yg ngefans sama Kaka Slank.
Wenni : Kenapa Kaka Slank terlihat mempesona, padahal dia kan gak ganteng?
Evi : Karena dia punya pesona vokalis seperti pada umumnya
Berdasarkan percakapan ini, kami berpendapat bahwa lelaki itu punya pesona kalau dia punya skill, sehingga dia merasa powerful. Bukankah yang penting buat lelaki adalah eksistensi untuk bisa melindungi dan menjadi hero?
Nggak penting lagi muka ganteng atau poster bak model. Hahaha.
Nah, teori ini ternyata nggak begitu valid buat gw dan Evi. Karena nyatanya kami tetap nggak terpesona sama si Kaka ini. Ya iya laah, sukanya gitaris atau drummer.
Hahahaha. Eh, masih valid ga ya buat Neng Evi?